Trainer Sales – MINDSET SUKSES ORANG SALES YANG EXCELLENT

Trainer Sales – MINDSET SUKSES ORANG SALES YANG EXCELLENT

Sales | Trainer Sales | Motivator IndonesiaApa yang membedakan seorang SALES yang excellent dengan SALES yang rata-rata? Ada SALES yang tetap bersemangat walaupun mengalami keberatan dan penolakan. Sebaliknya ada SALES yang sebelum bertemu dengan pelanggan sudah ‘keder’, patah arang, tidak percaya diri.

YA, jawabannya terletak pada MINDSET! Seperti apa mindset yang dimiliki oleh seorang SALES yang excellent?

MINDSET SUKSES seorang SALES yang excellent adalah FOKUS pada hal-hal POSITIF, PENCAPAIAN TARGET, KESUKSESAN, SEMANGAT, MOTIVASI, PERCAYA DIRI, PERCAYA PRODUK / JASA-nya bisa membantu pelanggan, ANTUSIASME, KECERIAAN.

Karena FOKUS kita menentukan PILIHAN dan TINDAKAN apa yang akan kita ambil atau lakukan.

Mari kita ambil sebuah contoh:

Ketika kita sebagai seorang SALES berkunjung ke rumah pelanggan dan FOKUS ke tulisan di papan BEWARE THE DOG (artinya awas ada anjing) maka kira-kira apa yang terbersit di pikiran dan menjadi perilaku SALES tersebut? Bisa jadi SALES tersebut merasa waswas, mungkin SALES tersebut merasa tidak nyaman, mungkin SALES tersebut merasa takut, mungkin SALES tersebut memutuskan tidak jadi bertamu saja, dan lain sebagainya.

Sebaliknya ketika SALES tersebut FOKUS ke tulisan di keset kaki WELCOME (artinya selamat datang) maka kemungkinan pikiran dan perilaku apa yang timbul? Mungkin SALES tersebut akan merasa diSAMBUT, mungkin SALES tersebut merasa NYAMAN, mungkin SALES tersebut menjadi BETAH, dan lain sebagainya.

Demikian pula sebagai seorang SALES sebelum bertemu dengan pelanggan, apa yang SALES tersebut siapkan di pikirannya? Apa SALES tersebut memutar hal-hal yang positif di pikirannya, misal: produk / jasa yang direkomendasikan bisa membantu menjawab kebutuhan / permasalahan pelanggan, citra diri yang positif dan persuasif, pelanggan yang ramah, penolakan adalah bagian dari job description pekerjaan dan harus berusaha dengan cara yang berbeda atau lebih efektif, dlsbnya.

Ataukah dia memutar gambar / video yang negatif, seperti: pelanggan yang jutek atau apatis, tidak percaya diri ketika bertemu dengan bos besar, pelanggan akan menolak dan menyuruh kembali lagi, harga produk / jasa terlalu tinggi sehingga SALES tersebut pun kurang percaya diri dalam menawarkan produk / jasanya, dlsbnya.

Ketika seorang SALES hanya FOKUS pada hal-hal yang POSITIF maka SALES tersebut tidak akan melihat hal-hal yang negatif, keluh kesah, saling menyalahkan, komplain, mau menang sendiri, kambing hitam, dlsbnya.

Sebaliknya ketika SALES tersebut FOKUS kepada hasil yang tidak pernah tercapai, pesimis, keluh kesah, banyak alasan, pembenaran yang negatif maka dia tidak akan melihat hal-hal yang OPTIMIS, PENUH SUKA CITA, SALING MENDUKUNG, KEPERCAYAAN, TARGET yang SELALU TERCAPAI.

Sehingga ini menjawab mengapa SALES yang satu heran dan bingung kenapa SALES lainnya selalu penuh dengan SEMANGAT, OPTIMIS, SALING MEMPERCAYAI, PENUH ANTUSIASME dan dirinya sendiri tidak.

Sebagai seorang entrepreneur pun, ada orang yang FOKUS hanya kepada HASIL, TARGET, OPTIMISTIK sehingga tidak pernah menganggap adanya resiko.

Sebaliknya ada yang FOKUS kepada RESIKO, LOSS, KUATIR, PESIMIS sehingga tidak pernah memulai usahanya sendiri.

Rekan-rekan SALES yang excellent, sungguh LUAR BIASA bukan? Fokus Anda akan menentukan “nasib” Anda. Jadi PILIHlah FOKUS Anda dengan BIJAKSANA!

Happy selling!

Untuk info mengenai Trainer Sales dan Motivator Indonesia , silahkan hubungi : 0813.1009.2248 / 021.29321243

About Author

Putera Lengkong

Putera Lengkong adalah seorang Pembicara Seminar, Trainer, Coach, dan Motivator terkemuka di Indonesia. Expert membawakan topik SALES, LEADERSHIP, dan PENGEMBANGAN DIRI untuk ratusan klien NASIONAL dan MULTINASIONAL.

Silahkan tambahkan saya pada lingkaran pertemanan Anda dan jika menyukai artikel-artikel saya, silahkan +1, Share, Like, and Rate it.

<a href="https://plus.google.com/101611825522671223545?rel=author">Google+</a>

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *