Kuasai Pergeseran Kompetensi Pemasar Digital Ini

Marketing | Kuasai Pergeseran Kompetensi Pemasar Digital Ini

Marketing | Pembicara Training | Motivator Indonesia | Pembicara Seminar | Trainer Motivasi

Sahabat Juara,

Pengertian pemasaran (marketing) terus mengalami pergeseran. Pemasar, semua didefinisikan secara sempit sebagai penjual. Urusannya dengan pelanggan hanya transaksional jual-beli. Ketika pelanggan membeli, selesai sudah tugasnya.

Berkembang, pengertian pemasar dituntut untuk sampai memuaskan pelanggan. Ukuran keberhasilan tak sebatas pelanggan membeli, melainkan juga puas. Jika puas maka pelanggan akan kembali lagi. Loyalitas pelanggan menjadi kunci keberhasilan pemasar. Maka, selain berjualan, pemasar juga diwajibkan membangun relasi yang positif dengan pelanggan.

Beranjak, di era digital, yang ditandai dengan maraknya penggunaan media sosial, kepuasan pelanggan saja tidak cukup sebagai tembakan utama. Pelanggan tidak bisa dijamin loyalitasnya dengan cara lama. Peluang pelanggan untuk meninggalkan kita dan beralih ke kompetitor sangat terbuka. Peluang pelanggan untuk tetap loyal dengan kita sembari juga membangun komunikasi dengan pesaing juga besar.

Oleh karena itu, dalam perkembangannya, di era digital, pemasar dituntut untuk mampu menjadi fasilitator bagi pelanggan. Fasilitasi yang diperlukan adalah menyediakan wadah untuk pelanggan berinteraksi dengan prinsipal dengan sesama pelanggan. Pemasar wajib memiliki kecakapan dalam memfasilitasi.

Fasilitasi yang paling kentara adalah mengelola komunitas pelanggan dalam grup FB, grup WA, grup Telegram, dll. Prinsipnya, prinsipal hadir di tengah-tengah pelanggan, dan siap meladeni pelanggan kapan pun pelanggan inginkan. Sekaligus, siap untuk hadir 24 jam di tengah pelanggan, dalam relasi yang sejajar, bukan lagi relasi tinggi-rendah antara pelanggan dan pembeli.

Fungsi fasilitasi beragam, mulai dari edukasi, informasi, hingga sekadar berinteraksi. Aktivitas promosi diminimalkan di sini. Pelanggan akan menolak dikumpulkan dalam satu wadah jika mereka hanya dipandang sebagai konsumen. Dan jika dipaksakan, pelanggan justru akan antipati.

Satu lagi yang dipersyaratkan untuk fungsi fasilitasi ini adalah tersedianya ruang ekspresi bagi pelanggan. Mereka diperbolehkan berpendapat, mengungkapkan perasaan, dan bahkan menjadi sumber informasi bagi pelanggan yang lain. Kita cukup memoderasi saja tanpa mengatur seperti apa dan ke mana arah pembicaraan. Cukup hadir dengan penuh pengertian saja supaya pelanggan juga merasa bahwa prinsipal selalu bersama mereka.

Yang perlu diingat dari kehadiran prinsipal ini adalah bahwa kita hadir sebagai personifikasi dari institusi. Bukan berupa lembaga, bukan pula secara perorangan, melainkan lembaga yang dipersepsikan sebagai perorangan. Artinya, kehadiran kita setara dengan pelanggan. Tidak merasa lebih berkuasa dan besar, melainkan sejajar laksana teman. Maka, penting untuk hadir dengan sapaan dan tanggapan yang menggunakan bahasa manusiawi—bukan bahasa robot/template.

Setelah itu, pemasar juga diminta untuk hadir lebih, yakni siap menolong pelanggan. Hadirkan diri kita dengan semangat, “Apa yang bisa kami bantu?” Bantu dulu, dan biarlah pelanggan yang menentukan setelah mereka merasakan bantuan kita yang tulus sebagai solusi atas kebutuhan mereka.

Untuk bisa membantu, semangat kebersamaanlah yang diutamakan. Jangan bayangkan bahwa sebagai pemasar kita mesti menyelesaikan semua persoalan pelanggan di grup yang kita kelola, entah itu berkaitan dengan bisnis kita atau tidak. Fungsikan peran moderasi. Sapa pelanggan lain untuk terlibat membantu pelanggan yang sedang mencari bantuan. Dalam semangat kebersamaan, pelanggan yang dimintai bantuan akan merasa dihargai karena kompetensi atau kecakapan mereka diapresiasi. Saat apresiasi seperti ini mereka terima sebagai ungkapan yang tulus, maka mereka akan dengan riang hati membagikan pengalaman ini kepada orang lain. Dan, tiada pemasar yang paling dahsyat pengaruhnya selain pelanggan yang puas sebagai konsumen dan mau membagikan kepuasaannya kepada lingkungan sekitarnya.

Bagaimana, semakin siap menjadi pemasar di era digital?

Untuk mengundang Putera Lengkong sebagai Pembicara Training Marketing di perusahaan anda silakan hubungi 021 2932 1243 atau 0813 1009 2248.

Salam Juara!

About Author

Putera Lengkong

Putera Lengkong adalah seorang Pembicara Seminar, Trainer, Coach, dan Motivator terkemuka di Indonesia. Expert membawakan topik SALES, LEADERSHIP, dan PENGEMBANGAN DIRI untuk ratusan klien NASIONAL dan MULTINASIONAL.

Silahkan tambahkan saya pada lingkaran pertemanan Anda dan jika menyukai artikel-artikel saya, silahkan +1, Share, Like, and Rate it.

<a href="https://plus.google.com/101611825522671223545?rel=author">Google+</a>

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *