Leadership: Kapan Memimpin dengan Kepala dan Kapan dengan Hati?

Leadership : Kapan Memimpin dengan Kepala dan Kapan dengan Hati?

Seminar Leadership | Seminar Motivasi | Leader

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sahabat Juara,

Mana yang lebih tinggi: manager atau leader? Mana yang lebih penting: managing atau leading? Dan sebagai pemimpin bisnis atau pemimpin tim, kompetensi mana yang lebih anda butuhkan: managing atau leading?

Pertanyaan-pertanyaan di atas adalah sebagian kecil dari pertanyaan yang kerap saya temui dalam leadership training yang saya bawakan, atau dalam percakapan sehari-hari di tengah-tengah para eksekutif. Walau kadang dilontarkan dalam suasana bercanda, namun saya menangkap ada substansi serius yang mereka pikirkan. Untuk itu di kesempatan ini saya hendak membahasnya. Kebetulan, Sabtu, 29 April 2017 ini saya mau bawakan seminar “Managing with Head, Leading with Heart” bersama sahabat saya Daniel H Saputro, di Jakarta, yang bagi anda yang memutuskan hadir akan saya kupaskan tuntas topik ini hingga implementasinya di lapangan.

Kembali ke pertanyaan di depan. Banyak di luar sana mempertentangkan atau minimal memisahkan antara managing dan leading. Lebih kurang demikian pengertiannya:

Leading: mengarahkan kompas

Tim yang hebat bergerak karena tujuan dan arah yang jelas. Kejelasan ini tidak muncul dengan sendirinya. Harus ada yang merumuskannya. Inilah peran pemimpin (leader). Ia seorang yang harus tahu ke mana sebuah misi dijalankan, apa sasaran yang mau dibidik, dan memastikan setiap tim melangkah sesuai dengan panduannya.

Pemimpin sudah seorang motivator. Ia harus mampu mengenali potret timnya, dan lebih-lebih mengenali bagaimana memompa motivasi timnya supaya mereka mau bergerak selaras dengan misi yang dijalankan.

Pemimpin juga seorang delegator. Tidak akan semua hal ia kerjakan sendiri. Ia harus bisa berbagi tugas dan percaya bahwa tim yang diberinya tugas mampu menyelesaikannya.

Managing: mengendalikan kemudi

Tujuan hanya bisa dicapai jika ditempuh. Dan seperti kata orang bijak, seribu langkah dimulai dari langkah pertama. Nah, memastikan langkah demi langkah sampai di tujuan inilah tugas manajer. Ia berkewajiban mengelola tim dan misi hingga sampai di tujuan yang ditentukan. Ia bertugas mengendalikan “siapa mengerjakan apa”, “apa dikerjakan dengan cara bagaimana”, “kapan apa selesai”, “bagaimana membantu siapa menyelesaikan apa”, dll. Managing boleh dikatakan sebagai pekerjaan teknis: operasional memimpin.

Manajer adalah eksekutor. Tugasnya mengeksekusi gagasan sehingga terlaksana dan selesai dengan tuntas. Tugasnya adalah menerjemahkan konsep di kepala menjadi hasil yang konkret.

Manajer adalah operator. Tugasnya mengendalikan tim dan misi sehingga dinamika perjalanan apa pun pasti menuju ke tujuan. Jika ada penyimpangan, tugas manajer mengembalikan ke jalur yang benar. Jika sudah benar, tugasnya adalah mengawasi supaya perjalanan tidak lengah atau berhenti.

Dalam leadership, managing dan leading itu berbeda namun tidak saling terpisahkan. Ada kalanya pemimpin menjadi manajer, yakni pelaksana. Ada kalanya pemimpin menjadi leader, yakni pengarah. Adakalanya manajer mesti mengarahkan, menempati peran leader. Adakalanya leader mengeksekusi, turun tangan menjadi manajer. Apalagi dalam organisasi yang dinamis, kedinamisan sikap seperti itu sangat memungkinkan terjadi.

Persisnya bagaimana? Kapan mengeksekusi dengan kepala dan kapan mengarahkan dengan hati? Lebih efektif mana? Bagaimana menyelaraskan antara kepala dan hati? Dalam seminar dan training yang saya bawakan, pertanyaan-pertanyaan ini akan saya kupas tuntas jawabannya. Tentu, sebagai leadership coach, saya juga menggunakan metode pemberdayaan yang memungkinkan peserta menemukan sendiri jawaban yang mereka harapkan. Dengan begitu, selesai ikuti seminar dan training saya, peserta bisa menyelesaikan sendiri tantangan-tantangan kepemimpinan dan manajerial ketika sudah kembali ke aktivitas kerja sehari-hari.

Untuk mengundang Putera Lengkong sebagai “sparring partner” belajar Leadership dan pengembangan diri anda serta tim anda, dapat langsung menghubungi 021-2932-1243 dan 0813-1009-2248, SEKARANG!

Yang tertarik menghadiri seminar berkualitas 3 jam hanya dengan investasi 100 Ribu Rupiah per Orang, juga dapat langsung menghubungi tim saya di 021-2932-1243 dan 0813-1009-2248, SEKARANG!

Salam Juara!

About Author

Putera Lengkong

Putera Lengkong adalah seorang Pembicara Seminar, Trainer, Coach, dan Motivator terkemuka di Indonesia. Expert membawakan topik SALES, LEADERSHIP, dan PENGEMBANGAN DIRI untuk ratusan klien NASIONAL dan MULTINASIONAL.

Silahkan tambahkan saya pada lingkaran pertemanan Anda dan jika menyukai artikel-artikel saya, silahkan +1, Share, Like, and Rate it.

<a href="https://plus.google.com/101611825522671223545?rel=author">Google+</a>

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *