Mau Uji Keseriusan Tim? Ajak Bermain!

Motivasi | Mau Uji Keseriusan Tim? Ajak Bermain!

Motivasi | Training Motivasi | Motivator Indonesia

Sahabat Juara,

Pernah ikut outbound, kan? Oh, sering? Baiklah. Artinya, mudah kan membayangkan kembali bagaimana suasana dan rasa ketika mengikuti outbound tersebut?

Nah, ingat kan materi apa saja yang dibawakan pembicara waktu itu? “Duh, kalau materinya saya lupa. Yang saya ingat permainan sama yel-yelnya. Juga waktu saya histeris ketika saya dipaksa meniti seutas tali, padahal saya kan paling takut ketinggian.”

Oh, begitu ya? Materinya sama sekali nggak ingat? Yang diingat hanya permainannya? Trus, dari permainan itu apa pembelajaran yang anda dapatkan? “Ya itu, teman-teman ngompori saya untuk berani. Panas kuping ini waktu mereka teriak-teriak, ‘ah, cemen lo. Masa gitu aja nggak berani?’. Nggak tahan ledekan teman-teman, akhirnya saya beranikan diri.”

Berhasil? “Bukan cuma berhasil. Saya pengen mengulangi.”

Katanya takut ketinggian? “Kan sudah ada tali pengingatnya. Aman. Ternyata yang saya takutkan nggak terjadi.”

Begitu ya? Setelah itu ada perubahan dalam diri anda? “Habis itu saya jadi berani menerima tantangan di kantor. Biasanya saya selalu jawab, “Nggak bisa.” Setelah itu saya mulai biasa menjawab, “Beneran nih percaya sama gua? Kalau bener gua coba ya.”

Artinya apa itu? “Artinya, selama ini saya sering membatasi diri dengan mengatakan nggak mampu. Saya sering menakut-nakuti diri sendiri dengan sesuatu yang ternyata hanya ada di kelapa saya. Ternyata, jika yakin, selalu ada cara kok untuk menaklukkan tantangan.”

Sahabat Juara,

Percakapan itu sering saya dengar dari klien-klien yang ingin mengikutkan karyawan-karyawan mereka pada outbound training yang diselenggarakan Ekselensi Training Indonesia. Umumnya mereka bilang begini, “Kami sudah sering memotivasi mereka untuk berani menerima tantangan. Mereka mengangguk-angguk. Kelihatannya setuju namun begitu di lapangan ada saja alasan untuk balik kanan. Siapa tahu kalau dikasih tahu sambil bermain mereka lebih bisa menerima.”

Bagaimana pendapat saya? Saya setuju dengan pertimbangan klien tersebut. Mengapa kelas-kelas seminar motivasi dianggap kurang mendorong perubahan? Mengapa setelah seminar karyawan bekerja kembali seperti biasa? Karena seminar hanya menyentuh aspeh kognitif. Untuk menyentuh aspek afektif dan psikomotorik harus lewat metode lain yang melibatkan bukan hanya pikiran, melainkan juga jiwa mereka. Bahkan pada level yang lebih tinggi, aspek kerohanian juga perlu disapa.

Outbound adalah pilihan tepat metode training untuk mencapai tujuan tersebut. Suasana outbound yang santai membuat peserta mudah menerima pesan-pesan yang disampaikan lewat permainan. Bahkan mereka menemukan sendiri maksud dari permainan. Secara NLP, orang yang bermain fokus pada objek permainannya. Mereka gembira saat melompat, mereka “kebal muka” saat tertawa lepas, mereka “super hero” kala menolong teman. Pada saat itu, objek-objek lain akan diabaikan, bahkan diabaikan untuk memasuki pikiran tanpa filter kritis.

Tiadanya daya kritis itu mengizinkan mereka menerima apa pun materi “berat” yang disisipkan di sela-sela komentar fasilitator. Mereka bahkan akan menunjukkan sifat terbaiknya ketika dipancing, “Nah, jika teman anda melakukan itu, sebagai pemimpin yang bertanggung jawab, apa yang sebaiknya anda lakukan?” Pertanyaan itu secara terselubung menyusupkan pesan agar peserta menjadi pemimpin bertanggung jawab—yang jika materi ini disampaikan di kelas justru memunculkan polemik tentang mengapa harus bertanggung jawab, kriteria bertanggung jawab, apa pentingnya menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, dsb. Dengan permainan, materi yang berat tersebut diterima secara ringan oleh peserta. Lebih dari itu, lebih awet membekali peserta karena ada unsur kinestetik lewat gerakan tubuh, rasa semangat, atau pengulangan gerakan demi mencapai keberhasilan.

Ekselensi Training Indonesia memiliki banyak sekali program outbound training dengan konsep experiential learning tersebut. Apalagi saya adalah penulis buku Koleksi Games Seru yang sudah teruji—yang games-nya kami rancang sedemikian rupa menyerupai aktivitas operasional pekerjaan sehari-hari. Karena mirip, maka ketika bekerja, dan harus memecahkan masalah, terhimpit pilihan-pilihan yang sangat berisiko, atau harus mengambil keputusan terbaik secara cepat, otot dan otak mereka sudah punya pengalaman serupa saat memainkan games pada outbound training. Tinggal mengulang saja, pekerjaan selesai semudah selesaikan permainan.

Karena itulah program ’bermain bersama’ ini perlu direncanakan dan dipersiapkan dengan EFEKTIF dan BERKUALITAS bersama kami, Ekselensi Training Indonesia, seperti kami telah membantu puluhan klien premium dengan hasil yang sangat memuaskan.

Untuk mengundang Putera Lengkong sebagai “sparring partner” belajar untuk pengembangan diri Anda serta tim Anda dan dapat memberikan Motivasi di perusahaan Anda, dapat langsung menghubungi 021-2932-1243 dan 0813-1009-2248.
Salam Juara!

About Author

Putera Lengkong

Putera Lengkong adalah seorang Pembicara Seminar, Trainer, Coach, dan Motivator terkemuka di Indonesia. Expert membawakan topik SALES, LEADERSHIP, dan PENGEMBANGAN DIRI untuk ratusan klien NASIONAL dan MULTINASIONAL.

Silahkan tambahkan saya pada lingkaran pertemanan Anda dan jika menyukai artikel-artikel saya, silahkan +1, Share, Like, and Rate it.

<a href="https://plus.google.com/101611825522671223545?rel=author">Google+</a>

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *