Prinsip Dasar Menjual #5: Batasi Maka Berlimpahlah

Motivator | Training Motivasi | Pembicara Seminar | Training SalesPrinsip Dasar Menjual #5: Batasi Maka Berlimpahlah

Atas permintaan istri tercinta, saya pesan oleh-oleh khas Bali yang sedang happening: Pia Legong. Di sela-sela mengisi training untuk middle management dan top management Bank Ekonomi, pekan lalu, saya tempuh ini untuk membahagiakan istri yang kini tengah mengandung buah hati ke-3 kami.

Heroik amat kayaknya ya? Haha… Ini tak seberapa.

Karena sering dengar cerita tentang betapa hebohnya pembelian pia ini, saya langsung memutuskan membuka aplikasi Go-Food. Di samping waktu saya padat, membayangkan antrean panjang di outlet, membuat saya tak pergi sendiri membeli. Duh, moga-moga istri saya makin mencintai suaminya yang kini jadi pejuang aplikasi ini hahaha…

Telepon saya berdering tak lama kemudian. Suara Pak Go-Jek di ujung gawai sana.

“Terima kasih, Pak. Sebentar lagi saya telepon di nomor ini ya,” jawab saya usai mendengarkan penjelasan dia.

Jika ada, antrenya panjang. Pak Go-Jek memberi alternatif membeli di luar. Saya percaya, Pak Go-Jek tidak membohongi saya. Ia realistis dan berusaha memberi alternatif kepada saya supaya pesanan cepat saya terima.

Sejenak saya timbang-timbang. Nyaris saya batalkan pesanan gara-gara harga di luar outlet yang jauh lebih mahal dari di outlet. Padahal, harga di satu-satunya outlet mereka saja sudah mahal. Saya cek, Pak Go-Jek tak mengambil untung dari situ. Bukan dia yang menaikkan harga. Tapi calo. Ups, oleh-oleh saja sampai ada calonya?

Sebagai orang yang studi bisnis dan paham pemasaran, saya berhitung, harga jual pia itu jauh di atas biaya produksi. “Ambil untungnya kebanyakan nih,” protes saya dalam hati.

Tidak. Saya urungkan men-judge itu. Ini bukan soal keuntungan semata. Ini soal membangun REPUTASI BRAND. Pia Legong tidak menjual produk. Ia menjual VALUE.

Apa saja VALUE yang saya temukan?

  1. KEKHASAN

Sudah jamak oleh-oleh Bali adalah pie susu—padahal, saya yakin, pie sendiri bukan pertama-tama produk budaya Bali. Tak lengkap rasanya pulang dari Bali tanpa menenteng pie susu—dan tentu saja oleh-oleh lainnya. Pia Legong menyeruak dari apa yang sudah ada. Dia muncul dengan “pia”. Ia menciptakan ceruk baru. Yang belum ada diadakan.

  1. KETERBATASAN

Volume belanja di Pia Legong dibatasi. Jika tak keliru, setiap pembeli hanya boleh beli 2 tenteng. Ini mengingatkan pada Joger yang membatasi 12 item belanja bagi pelancong yang mau membungkus pulang merchandise khas Bali. Mau punya duit berapa pun, tak boleh beli lebih dari yang ditentukan. Ini bikin orang penasaran, dan semakin memburu yang terbatas itu. Ingat prinsip-prinsip pembatasan dalam menjual lainnya ya: batasi waktu, “Khusus hari ini!”

  1. EKSKLUSIVITAS

Pia Legong hanya buka di By Pass Ngurah Rai, menjelang pintu masuk bandara bernama sama. Tak ada cabang. Tak ada reseller. Persis seperti Joger juga. Ia eksklusif. Hanya tersedia di tempat itu, di Bali. Pembeli mau tidak mau datang. Dan mereka yang menenteng Pia Legong akan dipersepsikan sebagai orang yang usai melancong dari Pulau Dewata.

  1. KEBANGGAAN

Orang kebanyakan suka sesuatu yang “wow”. Suka dikagumi. Suka dianggap hero. Menenteng Pia Legong akan menanamkan keyakinan di diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang hebat, mau berjuang mendapatkan apa yang mereka inginkan. Bahwa mereka pemenang. Ini sangat penting bagi pembeli. Maka, penjual pun penting membuat pembelinya bangga memiliki apa yang mereka maui.

  1. STORY MAKE HISTORY

Di atas semua itu, Pia Legong adalah pencerita yang baik. Sesuatu yang biasa-biasa saja tak akan jadi cerita. Harus luar biasa beda, unik, dan bagus untuk diceritakan ulang oleh pembeli. Dan Pia Legong melakukan dengan sempurna. Pembeli akan dengan sukarela menceritakan pengalamannya kepada orang lain, seperti saya lakukan sekarang. Gila nggak? Sudah beli mahal kok malah cerita-cerita ke orang lain dengan tanpa bayaran?

Semoga istri saya menikmati Pia Legong yang saya belikan—lewat Pak Go-Jek—dengan penuh perjuangan—bikin tulisannya—ini. Dan semoga Anda, para penjual yang sukses, berlimpah pula kesuksesan.

Temukan VALUE pada diri Anda dan produk Anda. Komunikasikan dengan cara yang UNIK. Dan, di atas semuanya, JAGA KUALITAS!

Salam Juara!

About Author

Putera Lengkong

Putera Lengkong adalah seorang Pembicara Seminar, Trainer, Coach, dan Motivator terkemuka di Indonesia. Expert membawakan topik SALES, LEADERSHIP, dan PENGEMBANGAN DIRI untuk ratusan klien NASIONAL dan MULTINASIONAL.

Silahkan tambahkan saya pada lingkaran pertemanan Anda dan jika menyukai artikel-artikel saya, silahkan +1, Share, Like, and Rate it.

<a href="https://plus.google.com/101611825522671223545?rel=author">Google+</a>

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *