SEMINAR SALES vs PROSPEK SALES ?

Sales | Seminar Sales | Training Sales | Motivator Indonesia

Ketika menghadiri SEMINAR hari Sabtu yang lalu, saya teringat kembali masa-masa ketika berprofesi sebagai seorang SALES. Seringkali sebagai seorang Sales, kita menghadapi dilema: ikut SEMINAR atau bertemu dengan PROSPEK ? Ikut SEMINAR, bisa jadi kehilangan prospek, belum lagi kalau Seminarnya membosankan dan tidak bermutu.

Setiap orang SALES lebih tergiur dengan kata ‘PROSPEK’ apalagi PROSPEK ini dapat membantu anda untuk mencapai target Anda. Dan pada saat yang bersamaan MANAGER anda menyuruh anda untuk mengikuti SEMINAR. Mungkin dia berpikir bahwa SEMINAR tersebut adalah SEMINAR yang harus anda ikuti karena mampu mempercepat anda mencapai target.

Kalau anda, mana yang anda pilih?

Hmmm… Pasti di pikiran pertama anda ”Pastilah bertemu PROSPEK dan MENUTUP PENJUALAN!” Saya setuju sekali. Saya pun sebagai seorang SALES pernah memilih untuk bertemu dengan PROSPEK dan menutup PENJUALAN. Saya menolak untuk mengikuti SEMINAR dan lebih mengejar PROSPEK POTENSIAL.

Memang saat anda memilih bertemu dengan prospek dan menutup penjualan, hal tersebut membantu anda mencapai target penjualan anda. Tetapi coba kita lihat dari perspektif yang berbeda. Berapa nilai potensial yang terlewatkan bila anda tidak mengikuti seminar yang dianjurkan oleh MANAGER anda?

Jawaban ini bukan semata-mata karena saya adalah seorang PEMBICARA SEMINAR tetapi mari kita tela’ah bersama-sama kesempatan apakah yang mungkin kita lewatkan:

  1. Ide-ide praktis, segar, dan kreatif yang mungkin bisa membantu strategi penjualan anda untuk mencapai TARGET anda.
  2. Perkembangan up to date profesi dan dunia sales saat ini, teknologi ataupun tools pemasaran yang mereka gunakan.
  3. Kesempatan menambah jaringan atau networking secara kuantitas dan kualitas. Anda bisa bersinergi dengan produk / jasa lainnya.
  4. Kesempatan menambah prospek potensial (karena tidak selalu orang Sales yg ikut SEMINAR, bisa jadi seorang business owner atau manager level pengambil keputusan).
  5. Dan lain sebagainya.

Nah, kembali lagi kalau anda diminta untuk memilih, mana yang akan anda pilih? Ikut seminar atau bertemu prospek dan menutup penjualan? Memang, dua-duanya punya nilai plus. Saran dari saya, tentukan prioritas anda terlebih dahulu. Jika janji itu bisa ditunda atau dijadwalkan kembali, ambil kesempatan mengikuti seminar untuk meng-upgrade diri anda (anda tidak kehilangan kesempatan ikut seminar tersebut dan memperoleh sekian banyak manfaatnya) dan sekaligus anda bisa menutup penjualan.
Happy Selling pren!