Tahun Baru 2017 : Saatnya Beraksi

Motivasi | Tahun Baru 2017 : Saatnya BERAKSI!

Motivasi | Motivator Indonesia | Coach Olimpiade

Sahabat Juara,

Saya ucapkan selamat Tahun Baru 2017. Kiranya Anda sekalian senantiasa dinaungi kesehatan dan keberlimpahan dalam segala. Semoga di tahun 2017 ini anda mengalami pencapaian yang jauh lebih tinggi, sempurna dan dapat memberikan Motivasi baru. Amin.

Bagi sahabat, relasi, klien, partner bisnis yang terpilih menerima email ini, Anda adalah orang yang BERHARGA bagi Saya. TERIMA KASIH telah menjadi bagian dari hidup saya.

Berikut adalah artikel INSPIRASIONAL tentang bagaimana kita memulai tahun 2017 dengan KUAT (START STRONG!). Bukan hanya sekedar membuat rencana tetapi lalai mengeksekusinya.

Dan di akhir tulisan, Anda akan menemukan PENAWARAN MENARIK dari Saya.

Selamat menikmati!

——-

Nah, akhir tahun 2016 lalu, kita cukup disibukkan oleh jargon-jargon “resolusi” yang dipekikkan di mana-mana. Nyaris setiap orang merumuskan pencapaian apa yang mau diraih di tahun 2017 ini. Selain mengaminkan, ada sementara dari kita diam-diam membicarakan betapa banyak resolusi yang mandek di pinggir jalan. Lalu gundah, mencari sosok yang bisa disalahkan.

Sementara itu, sebagian lain mengakhiri tahun 2016 dengan resolusi tahun sebelumnya yang beragam. Ada yang selesai melebihi harapan, ada yang sesuai harapan, ada pula tidak sesuai harapan. Mereka mencatatkan diri di garis akhir.

Maka, belajar dari kesalahan orang lain tersebut, apa yang sebaiknya kita lakukan supaya resolusi yang kita tetapkan sungguh-sungguh tercapai di tahun ini? Sejatinya tidak sulit. Hanya perlu langkah-langkah berikut ini:

  1. Sudah bukan waktunya berencana. Sudah saatnya beraksi. Langsung kencang sedari awal. Urai satu demi satu resolusi yang tahun lalu ditetapkan. Iris (chunking) sepotong demi sepotong. Tuntaskan.
  2. Lihat kembali (review). Mereka yang resolusinya macet atau tidak tuntas umumnya keliru sedari awal. Yakni, abai untuk mereview pencapaian kecil. Padahal, review sangat penting untuk melanjutkan perjalanan. Review yang baik tidak sekadar mencela kekurangan atau kesalahan, melainkan justru menorehkan catatan perbaikan. Ketiadaan review mengakibatkan penumpukan catatan di kemudian hari yang memperlambat hingga menghentikan pencapaian.
  3. Beraksi lagi. Review yang baik adalah bahan bakar untuk memperkuat dan memperkencang langkah berikutnya. Lebih baik mengingat catatan yang dituangkan dalam review sudah mengingatkan sedari awal perihal kelebihan dan kelemahan kita di aksi sebelumnya. Sebaiknya fokus pada catatan akan kelebihan. Mengapa? Sebab, pada dasarnya kita suka akan pujian daripada cercaan. Jika sedari awal kita sudah beroleh pujian, niscaya langkah berikutnya lebih percaya diri.

Dalam ilmu manajemen, langkah-langkah di atas dikenal dalam istilah PDCA (Plan, Do, Check, Action). Plan sudah kita tetapkan tahun lalu. Do langsung kita tempuh di hari pertama, tanpa ditunda, tanpa “tapi”. Selesai “do” langsung cek kembali. Selesai cek langsung beraksi kembali.

Lakukan siklus ini berulang-ulang secara periodik. Tiap pekan lebih baik. Jika tidak, minimal tiap bulan dalam cakupan yang lebih luas dan lengkap. Pertimbangkan kebutuhan organisasi. Jika organisasi anda sangat dinamis, lingkungan bisnis anda kerap berubah, frekuensi interaksi organisasi dengan pelanggan juga intens, saya sarankan untuk memperpendek rantai PDCA tersebut. Tiada lain, supaya keputusan penting bisa lekas diambil sebelum situasi menjadi genting.

Selain itu, lakukan secara pribadi dan organisasi. Selaraskan pencapaian pribadi dan organisasi. Ajak setiap pribadi dalam organisasi untuk juga memiliki rencana yang hidup dan karier yang jelas, memiliki mekanisme pengecekan yang  terukur, dan kesediaan untuk cepat memperbaiki proses setiap saat dibutuhkan.

Sadari, PDCA itu sederhana, tampak mudah, namun banyak pribadi dan organisasi yang tak optimal gara-gara mengabaikannya. Mereka menjalankan misi bisnis dan hidup ala kadarnya, asal jaan, dan tanpa pengembangan apa pun. Bisa ditebak, kegagalan mereka biasanya diakibatkan oleh akumulasi kesalahan yang terlambat direspons dan diselesaikan. Keterlambatan ini terang sekali akibat mengabaikan simptom-simptom kecil yang ternyata kemudian menjadi bisul yang meledak.

Oleh karena itu, kita bisa belajar, kesuksesan besar disusun oleh kesuksesan kecil-kecil yang terus dikelola secara berkelanjutan. Tool-nya pun mudah diaplikasikan: PDCA.

Selamat beraksi, me-review, dan melanjutkan aksi dengan terus memperbaiki.

Untuk mengundang Motivator Putera Lengkong sebagai Pembicara Training Motivasi di perusahaan Anda, silahkan hubungi 021 2932 1243 atau 0813 1009 2248

Salam JUARA!

——-

Kalau Bapak/ Ibu adalah seorang Business Owner atau Manager, Saya punya sebuah hadiah berupa booklet yang berisikan topik training selama 2017 dan sebuah CD Audio untuk Executive.

Kalau Bapak/ Ibu mau dikirimkan ke alamat Anda, silahkan hubungi atau tinggalkan pesan (HP dan alamat email) kepada tim kami di 021-2932-1243 atau 0813-1009-2248.

Atau Bapak/ Ibu bisa mengakses web kami di http://EkselensiIndonesia.com dan http://PakarTraining.com.

Semoga bisa membantu memberikan SOLUSI atas permasalahan yang mungkin sedang terjadi di organisasi Bapak/ Ibu.

Salam,

Putera Lengkong, MBA
Coach Olimpian Emas Indonesia di Rio 2016
http://PuteraLengkong.net

About Author

Putera Lengkong

Putera Lengkong adalah seorang Pembicara Seminar, Trainer, Coach, dan Motivator terkemuka di Indonesia. Expert membawakan topik SALES, LEADERSHIP, dan PENGEMBANGAN DIRI untuk ratusan klien NASIONAL dan MULTINASIONAL.

Silahkan tambahkan saya pada lingkaran pertemanan Anda dan jika menyukai artikel-artikel saya, silahkan +1, Share, Like, and Rate it.

<a href="https://plus.google.com/101611825522671223545?rel=author">Google+</a>

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *