Waktu Berkualitas Dilatih dari Kebiasaan Kecil – Bagian 2

Motivasi | Waktu Berkualitas Dilatih dari Kebiasaan Kecil – Bagian 2

Motivasi | Motivator Indonesia | Training LeadershipOrang sukses tidak cukup membuat agenda harian. Mereka potong lebih pendek ke dalam satuan jam, bahkan menit. Mereka pastikan bangun pukul berapa, olahraga berapa menit, mandi sekian menit, makan sekian menit, dandan sekian menit, berangkat ke kantor sekian menit, rapat sekian menit, menjawab dan mengirim email sekian menit, kerja sekian menit, istirahat sekian menit, menemui klien sekian menit, memeriksa pekerjaan tim sekian menit, mengunjungi unit kerja sekian menit, nge-gym sekian menit, belanja dan nonton film sekian menit, hingga tidur malam pada pukul sekian menit ke sekian. Setiap orang sukses punya ukuran detail waktu masing-masing.

Kuncinya ada pada simultan dan disiplin. Simultan berarti terus menerus secara berulang-ulang. Sedangkan disiplin berarti patuh pada aturan yang dibikin. Itu saja.

Rupanya, kata orang-orang sukses itu, pikiran, perasaan, dan tubuh kita mengenali pola. Pola itu lama-lama menjadi kebiasaan. Kebiasaan itu membentuk kompetensi. Kompetensi berujung pada pengakuan dan kepercayaan orang. Kepercayaan orang yang mendatangkan rezeki. Artinya, sukses adalah perjalanan panjang. Karena panjang, maka mereka memotong-motongnya ke dalam perjalanan-perjalanan pendek. Berbekal perjalanan pendek, untuk menyelesaikan perjalanan panjang, mereka tinggal mengulangnya, berulang-ulang.

Maka, di pelatihan-pelatihan yang saya bawakan, tentang waktu menjadi perhatian khusus saya. Saya dikenal sebagai coach dan trainer motivasi yang ketat dalam jadwal (time schedule). Bukan dengan menuntut orang lain, termasuk peserta, melainkan dengan mencambuk diri sendiri dulu untuk memberi contoh: datang lebih awal, antusias, membawakan materi secara padat sekaligus menyenangkan, istirahat pada waktunya, dan pulang tepat waktu. Sebagaimana hotel memberlakukan “overtime charge” untuk pemakaian ruang pelatihan yang melebihi jadwal, saya pun mendenda diri saya sendiri jika saya teledor dalam disiplin waktu. Tidak ada toleransi untuk ketidaktertiban.

Sudah sejak lama saya menerapkan disiplin waktu tersebut. Berat di awal, namun begitu ringan kini. Bahkan, boleh saya katakan, pencapaian saya saat ini adalah buah dari kedisiplinan saya berpuluh tahun sebelumnya.

Untuk meraih sukses, anda bisa mendisiplinkan diri dalam pengelolaan waktu, seperti saya lakukan: buat rencana aktivitas harian dan lakukan. Ulangi lagi keesokan harinya. Ulangi lagi secara lebih ketat. Zero toleransi. Jangan sedikit pun melemahkan diri dengan pembenaran “sekali-sekali kan boleh melanggar”.

Tidak. Saya menerapkan apa yang saya latihkan ke para olimpian bulutangkis dunia Liliana Natsir dan Tontowi Ahmad: kemenangan ditentukan oleh setiap servis, setiap smash, setiap pukulan. Tak boleh ada satu pun pukulan yang lepas dari perhatian saya, dan apalagi saya abaikan. Setiap pukulan saya pastikan berhasil, dan karenanya selalu saya rayakan.

Kebiasaan memenangi langkah-langkah kecil itu mempermudah pencapaian kemenangan besar. Karena sudah biasa, kemenangan besar pun menjadi seperti biasa: tahu-tahu menang.

“Ah, waktu cepat sekali berlalu. Tahu-tahu sudah sampai di akhir tulisan saya,” ujar anda seolah menebak isi hati saya.

Untuk mengundang Putera Lengkong sebagai “sparring partner” belajar Motivasi dan pengembangan diri anda serta tim anda, adan dapat menghubungi 021-2932-1243 dan 0813-1009-2248, SEKARANG!

Salam Juara!

About Author

Putera Lengkong

Putera Lengkong adalah seorang Pembicara Seminar, Trainer, Coach, dan Motivator terkemuka di Indonesia. Expert membawakan topik SALES, LEADERSHIP, dan PENGEMBANGAN DIRI untuk ratusan klien NASIONAL dan MULTINASIONAL.

Silahkan tambahkan saya pada lingkaran pertemanan Anda dan jika menyukai artikel-artikel saya, silahkan +1, Share, Like, and Rate it.

<a href="https://plus.google.com/101611825522671223545?rel=author">Google+</a>

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *